Latest Post

Jadwal Pertandingan Timnas U19 di Hassanal Bolkiah Trophy 2014

Sudah dipastikan Timnas U19 Indonesia akan ikut ambil bagian dalam turnamen Hassanal Bolkiah Trophy 2014 di Brunei Darusalam. 8-23 Agustus 2014. Untuk laga perdana, skuat yang dilatih Indra Sjafri itu bakal menghadapi kekuatan Malaysia di Track & Field Sports Complex, Bandar Seri Begawan, 8 Agustus nanti.

Laga kedua tim akan menjadi laga pembuka turnamen tersebut. Setelah laga itu, di hari yang sama juga akan dipertandingkan dua laga dari grup A antara Filipina kontra Laos dan Myanmar melawan Thailand.

Seperti diketahui, Indonesia pada turnamen itu tergabung di grup B bersama Malaysia, Brunei Darussalam, Kamboja, Vietnam, dan Singapura. Indonesia dijadwalkan baru bertemu tim tuan rumah pada 11 Agustus mendatang.

Dan, akan melakoni laga reuni final Piala AFF U-19 2013 dengan Vietnam U-19 dua hari berselang.

Berikut jadwal Indonesia U-19 di HBT 2014:

Penyisihan grup B
8 Agustus 2014      Malaysia vs Indonesia
11 Agustus 2014    Indonesia vs Brunei Darussalam
13 Agustus 2014    Vietnam vs Indonesia
16 Agustus 2014    Kamboja vs Indonesia
18 Agustus 2014    Singapura vs Indonesia

Semi-final
20 Agustus 2014    Juara grup A vs Runner-up grup B (1)
                              Juara grup B vs Runner-up grup A (2)

Final
23 Agustus 2014    Pemenang Semi-final 1 vs Pemenang Semi-final 2
 

Surat Terbuka Untuk KPU - Demokrasi Yang Tercederai

Selamat malam,

Melihat jalannya proses pemilu presiden atau pilpres 2014, saya menilai ini menjadi titik tolak kemunduran luar biasa yang dilakukan oleh sebuah lembaga negara yang bernama KPU, KPU adalah sebuah lembaga negara yang seharusnya mengayomi hak demokrasi suara rakyatnya.

Hari ini jutaan hati rakyat Indonesia benar-benar tercederai oleh KPU, apa yang diharapkan rakyat atas kinerja KPU yang kredibel dan netral akhirnya tidak terjawab, KPU tidak sedikitpun memiliki hati untuk menghormati suara sebagian rakyat Indonesia.

Banwaslu adalah sebuah lembaga resmi pemerintah yang bertugas untuk mengawasi pemilu, mekanismenya adalah apabila terjadi indikasi kecurangan, maka harus dilaporkan ke Banwaslu, dengan bukti yang ada Banwaslu akan melakukan penyelidikan terhadap dugaan kecurangan tersebut, dan apabila kecurangan itu terbukti benar, maka Banwaslu berhak mengeluarkan rekomendasi apa yang harus dilakukan oleh KPU.

Banwaslu mengeluarkan rekomendasi untuk melakukan pemilihan ulang hampir di sekitar 5000-an TPS di DKI, tapi apa lacur, KPU sama sekali tidak mengindahkannya, bahkan menyarankan untuk menyelesaikan semua masalah tersebut di MK, kenapa KPU harus cuci tangan, sedangkan masalah tersebut ada dalam diri KPU sendiri, aturan yang dibuat KPU tetapi dilanggar juga oleh KPU, sungguh saat ini sebagian besar rakyat Indonesia tidak lagi mempercayai lembaga ini.

Melihat alasan yang disampaikan oleh Prabowo Subianto menarik diri dari proses pemilu presiden 2014, yaitu :

1. Proses pelaksaanan pilpres 2014 yang diselenggarakan KPU bermasalah, tidak demokratis dan bertentangan dengan UUD 1945. sebagai pelaksana KPU tidak adil dan tidak terbuka. Banyak aturan main dibuat namun dilanggar sendiri oleh KPU.

2. Rekomendasi Bawaslu terhadap segala kelalaian dan penyimpangan di lapangan di berbagai wilayah tanah air diabaikan oleh KPU

3. Ditemukannya sejumlah tindakan pidana, kecurangan pemilu dengan melibatkan pihak penyelenggara pemilu dan pihak asing dengan tujuan tertentu hingga pemilu menjadi tidak jujur dan adil

4. KPU selalu mengaitkan penyelesaian masalah ke MK seolah-olah setiap keberatan dari tim Prabowo-Hatta merupakan bagian dari sengketa yang harus diselesaikan melalui MK. Padahal sumber masalahnya ada pada internal KPU.

5. Terjadi kecurangan yang masif, terstruktur, dan sistematis pada pelaksanaan pemilu.

Seharusnya KPU melihat itu sebagai sesuatu yang sangat penting, bila tidak ingin mencederai hak demokrasi rakyat Indonesia, maka laksanakan dahulu apa yang menjadi rekomendasi Bawaslu, janganlah lantang menyerukan "Laporkan Kalau Ada Kecurangan ke Banwaslu" tapi itu hanya sebagai pemanis bibir saja seolah-olah lembaga ini netral dan kredibel, karena setelah dilaporkan dan mendapat rekomendasi apa yang harus dilakukan, namun tidak mau melakukan apa yang sudah direkomendasikan.

Terus terang, saya bukan mewakili kelompok pro Prabowo, tapi saya hanyalah salah satu dari rakyat Indonesia yang merasa hak kami didzolimi oleh lembaga negara bernama KPU, dan mulai saat ini tidak lagi mempercayai KPU sebagai sebuah lembaga yang legitimate dan netral serta bisa mengayomi hak demokrasi rakyat.

Ingatlah Allah menyukai orang-orang yang jujur, mungkin balasannya bukan sekarang, tapi nanti...kuasa Allah akan memenangkan pihak yang benar, karena saya yakin sebagian rakyat Indonesia berdoa untuk itu.
 

Di Banten - Prabowo Hatta Menang Mutlak

Melihat hasil rekapitulasi suara di Banten secara khusus, pasangan nomor urut 1 Prabowo Hatta menang mutlak, bahkan pasangan Prabowo Hatta hampir menyapu bersih suara di delapan kabupaten/kota di provinsi Banten.

Hal itu disampaikan ketua KPU Banten, Agus Supriyatna, usai rapat kordinasi kesiapan pleno rekapitulasi suara tingkat Provinsi Banten di Serang. Beliau mengatakan hanya di Kota Tangerang Selatan perolehan suara tertinggi untuk pasangan capres nomor urut dua. Tujuh kabupaten/kota lainnya dimenangkan capres nomor urut satu.

"Lima kabupaten/kota sudah melakukan pleno penetapan rekapitulasi suara Pilpres pada Rabu (16/7) kemarin yakni Kabupaten Serang, Kota Serang, Kota Cilegon, Kabupaten Tangerang, dan Kabupaten Pandeglang," Ujar di Serang, Kamis.

Sedangkan tiga kabupaten/kota lainnya yakni Kabupaten Lebak, Kota Tangerang, dan Kota Tangerang Selatan melaksanakan pleno Kamis (17/7).

Angka pasti perolehan suara untuk tingkat provinsi nanti ditetapkan tanggal 19 Juli. Namun berdasarkan hasil rekap di PPK sudah bisa diketahui, Prabowo-Hatta unggul di tujuh kabupaten/kota, ujarnya.

Ia menegaskan, berdasarkan hasil evaluasi KPU, pelaksanaan pemungutan suara pada Pilpres 9 Juli 2014 di Banten berjalan aman dan lancar dan tidak ada permasalahan-permasalahan krusial. Sementara dua TPS di wilayah Tangerang yang melakukan Pemungutan Suara Ulang (PSU) juga berjalan lancar dengan hasil yang tidak berbeda dengan pemungutan suara sebelumnya.

Sementara itu berdasarkan pleno rekapitulasi KPU Kota Serang, pasangan capres dan cawapres Prabowo-Hatta memperoleh 182.216 suara atau 59,89 persen. Sedangkan pasangan capres nomor urut dua Jokowi-JK mendapatkan 122.022 suara atau 40,10 persen dari 304.238 suara sah.

Pasangan Prabowo-Hatta juga unggul di Kota Cilegon dengan meraih 131.610 suara dan pasangan Jokowi-JK mendapatkan 81.908 suara. Di Kabupaten Serang pasangan Prabowo-Hatta mendapatkan 473.545 suara atau 63 persen dan pasangan Jokowi-JK mendapatkan 266.663 suara atau 37 persen dari total suara sah sebanyak 740.208 suara.

Pasangan Prabowo-Hatta juga unggul di Kabupaten Tangerang dengan perolehan suara 878.685 atau sekitar 59,17 persen. Sedangkan pasangan Jokowi-JK mendapatkan 606.456 suara atau 40,83 persen.

Di Kabupaten Pandeglang pasangan Prabowo-Hatta unggul dengan perolehan suara 352.187 dan pasangan Jokowi-JK memperoleh 245.581 suara.

sumber : intrik
 

Panglima TNI : Kami Lindungi KPU Sepenuhnya

Kekhawatiran berbagai pihak akan intimidasi yang kemungkinan akan diterima KPU, dijawab dengan tegas oleh Panglima TNI, Jenderal Moeldoko mengatakan akan melindungi KPU sepenuhnya, jadi masyarakat nggak perlu khawatir.

Panglima TNI Jenderal Moeldoko meminta masyarakat tenang saat KPU mengumumkan hasil pilpres, 22 Juli mendatang. Sebab, TNI dan Polri akan mengerahkan personelnya untuk mengamankan Gedung KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat.

“Saya memosisikan KPU saat ini sebagai center of gravity, sebagai objek strategis dalam konteks pemilu. Untuk itu betul-betul harus kita lindungi sepenuhnya,” kata Moeldoko kepada wartawan, di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (18/7).

Berikut kutipan selengkapnya;

Apakah ada pengamanan khusus di KPU?
Saya memosisikan KPU saat ini sebagai center of gravity, sebagai objek strategis dalam konteks pemilu. Untuk itu betul betul harus kita lindungi sepenuhnya.

Kekuatan sangat banyak, saya tidak bisa sebutkan. Prinsipnya semua kita kerahkan. Masyarakat Indonesia tenang saja. Tidak usah lagi terlalu was was.

Bagaimana dengan pengamanan lainnya?
Tetap ada pengamanan di tempat-tempat lainnya. Tetap berjalan seperti biasanya.

Kami juga sudah bekerja sama dengan kepolisian. Hal itu kami lakukan untuk meminimalisir adanya gangguan di obyek vital negara.

KPU menghimbau kedua capres tidak membawa massa saat pengumuman, tanggapan Anda?
Himbauan saya juga sama. Mudah mudahan temen-temen dari kedua belah pihak tidak berbondong-bondong mengerahkan massa pendukungnya ke KPU.

Sebaiknya kedua pendukung percayakan pada mekanisme yang ada. Kami akan kawal KPU bekerja senetral mungkin. Itu sudah harapan bangsa.

Apa dasar pelaksanaan latihan Pembebasan Sandra (Basra) Penanggulangan Teroris (Gultor) Pasukan Khusus TNI 2014?
Ini bentuk tanggung jawab TNI terhadap masyarakat Indonesia. TNI betul-betul ingin mengawal jalannya pemilihan Presiden berjalan dengan baik, aman dan tertib. Kami sunguh-sungguh ingin mengerahkan segala kemampuan yang kami miliki. Tidak main-main untuk mengawal dan mengamankan ini. Jadi kesiapan kami ini kesiapan tertinggi.

Seberapa besar ancaman yang ada saat ini?
Kami tidak mengukur besar kecilnya, tapi kami hitung resikonya. Tentara selalu berpikir kondisi terburuk. Kami tidak berspekulasi besar atau kecil, tapi semua yang kami siapkan untuk menghadapi segala kemungkinan.

Sejauh ini, ada ancaman dari siapa?
Saya tidak mau menyebutkan ancaman dari siapa. Ancaman bisa muncul dari mana saja. Semua yang akan melakukan hal-hal negatif, itulah ancaman yang sebenarnya. Itu akan berhadapan dengan TNI dan kepolisian.

Bagaimana cara Anda meyakinkan masyarakat?
Sekali lagi, kami mengimbau mayarakat tenang, serahkan semuanya pada kami. Yakinlah kami akan bisa menangani. Semua yang kami lakukan ini untuk melindungi masyarakat Indonesia.

O ya, pesawat Malaysia Airlines jatuh tertembak di Ukraina, komentar Anda?
Saya Panglima TNI beserta seluruh prajurit TNI mengucapkan belasungkawa kepada keluarga korban asal Indonesia dan seluruh penumpang yang menjadi korban.

Saya sudah perintahkan Kepala Badan Intelijen Strategis (Kabais) memberikan perintah kepada atase pertahanan setempat untuk segera berperan aktif. Saya kira Kedutaan Besar (Kedubes) setempat juga sudah melakukan hal yang sama.

Sumber: rmol
 

Rekapitulasi Suara di 12 Provinsi Selesai - Prabowo Hatta Unggul

Rekapitulasi Suara di 12 Provinsi Selesai - Prabowo Hatta Unggul. Sampai hari ini sudah 12 provinsi yang menyelesaikan proses rekapitulasi suara pemilihan presiden dan wakil presiden 2014. Total dari 36 provinsi, jadi masih ada 22 provinsi yang belum menyelesaikan rekapitulasi suara.

Dari 12 provinsi yang sudah menyelsaikan, pasangan Prabowo Hatta menjadi pemenang sementara ini, pasangan capres/cawapres nomor urut satu Prabowo Subianto-Hatta Rajasa memperoleh 25.030.821 suara. Sementara pasangan nomor urut dua Joko Widodo-Jusuf Kalla mendapatkan 19.859.805 suara. Jadi pasangan Prabowo Hatta sementara unggul dengan 5.171.016 suara.

Tentunya hasil ini masih bisa berubah, karena ada 22 provinsi yang belum menyelesaikan rekapitulasinya, seperti DKI Jakarta yang hari ini melaksanakan pemilihan ulang di beberapa TPS, terkait ditemukannya kecurangan adanya pemilih siluman, yang menurut timses Prabowo Hatta jumlahnya mencapai 300 ribuan.

Berikut hasil lengkap rekapitulasi 12 provinsi :

Sumatra Barat
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 1.797.505 suara. (unggul)
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 539.308 suara.                
Sumatra Selatan
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 2.132.163 suara. (unggul)
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 2.027.049 suara.               
Bengkulu
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 433.173 suara.
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 523.669 suara. (unggul)
Bangka Belitung
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 200.706 suara.
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 412.359 suara. (unggul)

Jawa Barat
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 14.167.381 suara. (unggul)
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 9.530.315 suara.        
             
Yogyakarta
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 977.342 suara.
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 1.234.249 suara. (unggul)  

Kalimantan Barat
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 1.032.354 suara.
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 1.573.046 suara. (unggul)
           
Kalimantan Selatan
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 941.809 suara. (unggul)
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 939.748 suara.

Bali
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 614.341 suara.
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 1.535.110 suara. (unggul)
             
Nusa Tenggara Barat
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 1.844.178 suara. (unggul)
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 701.238 suara.

Gorontalo
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 378.735 suara. (unggul)
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 221.497 suara.            
             
Sulawesi Tenggara
Prabowo Subianto-Hatta Rajasa: 511.134 suara.
Joko Widodo-Jusuf Kalla: 622.217 suara. (unggul)
 

Jadwal Tentatif Terbaru Penerimaan CPNS 2014

Sobat Liluku berjumpa lagi dengan saya, kali ini saya akan berbagi informasi penting bagi kita semua, beberapa waktu belakangan ini, informasi mengenai jadwal penerimaan CPNS 2014, menjadi salah satu informasi yang banyak dicari oleh masyarakat. Oleh karena itulah kali ini Liluku.Blogspot.com akan berbagi informasi mengenai  jadwal penerimaan CPNS 2014.

Jadwal Pengumuman CPNS 2014 pada awalnya memang direncanakan akan diumumkan pada bulan Juni yang telah lalu, akan tetapi karena faktor teknis jadwal ini diundur menjadi minggu ketiga Juli 2014. Lagi lagi pengumuman cpns tersebut harus diundurkan kembali ke bulan Agustus dikarenakan belum semua instansi mengirimkan formasi. Akan tetapi saat ini, setiap calon pelamar pendaftar CPNS yang bertanya "kapan pelaksanaan CPNS 2014" bisa memiliki pegangan, walaupun Jadwal Pengadaan CPNS yang akan disebutkan di bawah masih bersifat tentatif atau dengan kata lain jadwal ini sewaktu waktu masih bisa mengalami perubahan.

Jadwal yang disebutkan di bawah adalah merupakan jadwal mulai dari rincian usul tambahan formasi, persetujuan formasi, pengumuman CPNS 2014, pelaksanaan tes sampai dengan jadwal kelulusan CPNS 2014 berdasarkan keterangan dari Kepala Biro Hukum, Komunikasi dan Informasi Publik Kemenpan RB, Herman Suryatman. Jadwal selengkapnya adalah sebagai berikut:


  1. Penyampaian rincian usul tambahan formasi oleh instansi, paling lambat tanggal 24 Juli 2014 
  2. Penetapan/persetujuan rincian formasi CPNS, minggu ke-II Agustus 
  3. Pengumuman lowongan formasi oleh instansi, tanggal 11-24 agustus 2014 
  4. Pendaftaran secara online seleksi CPNS, tanggal 25-29 Agustus 2014 
  5. Pelaksanaan seleksi CPNS (TKD dan TKB bagi instansi yg menyelenggarakan), mulai 1 September 2014 s/d selesai 
  6. Instansi menyerahkan hasil TKD kpd Panselnas 
  7. Panselnas menyampaikan hasil TKD dan hasil integrasi TKB kepada instansi, 1 minggu setelah instansi menyampaikan hasil TKD dan TKB kepada Panselnas 
  8. Instansi membuat SK kelulusan yg ditandatangani PPK dan disampaikan kepada Panselnas dan BKN 
  9. Instansi mengumumkan peserta yang dinyatakan lulus melalui media online dan media cetak 
Mohon diperhatikan sekali lagi, bahwa Jadwal tentatif penyelenggaraan tes CPNS diatas masih bisa berubah karena masih bersifat tentatif. Pantau informasi mengenai jadwal penerimaan CPNS 2014 hanya di liluku.blogspot.com
 
 
Support : Creating Website | Johny Template | Mas Template
Copyright © 2011. Berbagi itu Indah - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by Mas Template
Proudly powered by Blogger